Indonesia adalah negara kaya hasil sumber daya alam dan budaya, terletak di asia tenggara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Kekayaan alam indonesia baik berupa benda mati maupun benda hidup tersebar dari sabang hingga merauke. Wilayah yang begitu luas juga menghasilkan berbagai budaya, salah satu warisan budaya yang begitu berharga adalah 748 bahasa daerah. Keunggulan indonesia adalah energi dan bahan baku yang murah. Dengan keunggulan ini diharapkan indonesia mampu bersaing dengan negara lain yang tidak mempunyai energi dan bahan baku murah.
Namun, kenyataan berkata lain. Indonesia menempati urutan 70 negara termiskin di dunia. Tidak semua negara membutuhkan energi dan bahan baku murah. Negara yang minim energi dan bahan baku murah dapat melakukan penghematan pemakaian energi dengan menggunakan mesin yang hemat dan bahan buatan menggantikan bahan baku alam.
Kondisi indonesia sekarang tidak terlepas dari krisis moneter tahun 1998 silam. Sebenarnya indonesia sempat dijuluki macan asia dalam perekonomian, namun sistem perekonomian pemerintahn orde baru yang berkuasa selama 32 tahun tersebut tidak mampu menahan terjangan badai krisis yang melanda dunia pada tahun itu. Tapi ada pengalaman berharga yang dapat dipetik dari pemerintahan orde baru,yaitu swasembada beras. Indonesia sempat meraih puncak kejayaan ekonomi pada saat itu karena mampu berswasembada pangan. Jika program ini dijalankan kembali oleh pemerintah sekarang mungkin ini salah satu solusi meningkatkan perekonomian indonesia. Ketahanan pangan nasional akan stabil. Indonesia tidak bergantung lagi dengan negara lain pengimpor beras. Harga beras nasional akan stabil, juga memengaruhi harga bahan pokok lainnya. Otomatis kebutuhan bahan pokok semakin terjangkau. Taraf hidup masyarakat uga meningkat. Bahkan jika memungkinkan, indonesia dapat mengekspor surplus berasnya sehingga menambah pendapatan negara. Dimata dunia internasional indonesia akan kembali di pandang sebagai negara besar yang mandiri, keadaan ekonominya stabil tingkat perekonomian yang baik.
Tahun 2008 diperkirakan oleh Badan Pusat Statistik(BPS) indonesia akan mencapai swasembada beras. Presiden SBY juga tengah mengupayakan akhir tahun 2008 indonesia kembali berswasembada beras. Dan Alhamdulillah, pada tahun tersebut indonesia berhasil kembali berswasembada beras. Tapi masyarakat berharap agar program ini tidak hanya program sesaat semata tapi terus-menerus hingga mencapai surplus seperti swasembada beras di orde baru.
Revitalisasi pangan gelombang pertama telah berhasil tercapai. Saat ini pemerintah mengupayakan revitalisasi pangan gelombang kedua yang di targetkan selesai pada 2014 mendatang. "Kita sekarang sudah masuk tahap revitalisasi ketahanan pangan gelombang dua yang diharapkan bisa selesai pada 2014," tutur Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa(Okezone). Diharapkan setelah pemerintah memantapkan swasembada beras juga akan swasembada gula,jagung dan daging sapi. Indonesia telah menargetkan angka pertumbuhan rata-rata prduksi pangan selama 2010-2014. Untuk produksi padi, pertumbuhan diharapkan 3,22 persen per tahun, jagung tumbuh 10,02 persen per tahun, kedelai naik 20,05 persen per tahun, gula tumbuh 12,55 persen per tahun, dan daging sapi meningkat 7,30 persen per tahun(Okezone). Target-target tersebut diharapkan dapat memantapkan indonesia sebagai pemasok pangan dunia atau disebut feed the world.
Langkah lain untuk perbaikan ekonomi Indonesia adalah menggunakan atau mencari energi alternatif. Memang sedikit melenceng dari pembahasan, tapi saya hanya ingin mengutarakan pandangan saya mengenai ini. Indonesia masih menggunakan bahan bakar fosil, seperti bahan bakar minyak, gas dan batu bara. Bahan bakar minyak(BBM) sendiri yang lebih banyak di gunakan untuk menhasilkan energi. Misalnya untuk kendaraan bermotor, untuk industri-industri dan pembangkit listrik. Selain sumber-sumber energi itu tidak tergantikan dan tidak berkelanjutan, penggunaan bahan bakar fosil dapat merusak lingkungan. Semakin lama bahan bakar fosil semakin habis dan dapat dipastikan Indonesia menjadi negara pengimpor bahan bakar minyak ke depannya. Apalagi dengan harga minyak mentah dunia sering mengalami kenaikan hingga 60 dollar AS per barrel.
Upaya menggantikan sumber energi fosil menjadi energi yang ramah lingkungan serta terbarukan dapat di tempuh dengan cara pencarian-pencarian sumber energi alternatif. Terdapat ada empat kemungkinan menggunaan sumber energi terbarukan, yaitu energi gelombang, energi yang timbul akibat perbedaan suhu antara permukaan air dan dasar laut(ocean thermal energy conversion/OTEC), energi yang dihasilkan perbedaaan tinggi permukaan air akibat pasang surut dan energi ars laut. Dari keempat energi alternatif tersebut energi arus laut sangat memungkinkan di aplikasi di Indonesia. Keuntungan menggunakan energi arus laut adalah ramah lingkungan dan energi yang dihasilkan juga mempunyai intensitas energi kinetik yang besar dibandingkan energi alternatif lainnya. Wilayah Indonesia yang memiliki banyak pulau dan selat sehingga arus laut akibat interaksi Bumi-Bulan-Matahari mengalami percepatan ketika melewati selat-selat tersebut.
Pemerintah seharusnya melakukan penelitian guna mengembangkan proyek energi alternatif ini. Negara-negara maju telah melakukan penelitian dan pengembangan sumber energi arus laut seperti Inggris,Kanada dan Jepang. Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia harusnya juga melakukan penelitian potensi sumber energi ini dan memanfaatkannya guna mencegah bencana krisis energi karena naiknya harga dan langkanya BBM.
(Referensi : Okezone,Kompas)
Jumat, 07 Mei 2010
Rabu, 14 April 2010
Senin, 12 Oktober 2009
TENTANG SAYA
Kamis, 24 September 2009
minal aidin wal faidzin
met hari raya idul fitri 1430 H bwt smua'y.
minal aidin wal faidzin,,
mohon maaf lahir dan batin.
minal aidin wal faidzin,,
mohon maaf lahir dan batin.
Langganan:
Komentar (Atom)





